Cara membuatnya sih sederhana, dari mainan robot bongkar pasang yang bernama LEGO, pada tau kaan?. Lalu tinggal rakit LEGO
ini hingga menjadi robot bergerak… setelah itu buat alas robot di air.
Kali ini khas indonesia banget deh, alasnya terbuat dari bambu, seperti
rakit. Tapi bambu - bambu ini sudah digabung dengan susunan kabel,
sebagai penghantar listriknya nanti.
Untuk pelampungnya menggunakan
botol-botol bekas. Botol di susun dan ditumpuk rapat-rapat, supaya robot
tidak tenggelam. Di bagian belakang pasang oil detect system, alias system pelacak minyak pencemar laut. Dilengkapi juga dengan hair boom system,
sebagai alat penyerap minyak. Uniknya untuk penyapu minyak yang tumpah
di gunakan rambut manusia. Karena rambut manusia memiliki struktur yang
bagus yang dapat menyerap minyak dengan sempurna.
Tinggal kontrol robot menggunakan remote,
untuk mengatur pergerakan arah jalannya. Sensor robot akan mendeteksi
keberadaan minyak. Jika ada minyaknya, maka sensor bagian atas akan
tertolak oleh minyak. Sehingga tidak dapat diterima oleh sensor bagian
bawah. Selanjutnya robot akan menyerap minyak tersebut.
Inovasi robot minyak ini mendapat medali
emas loh, dalam ajang International Robot Olimpiade di Jakarta tahun
2011,untuk kategori creative challenge. Robot minyak atau bonyak ini mengalahkan 1000 robot lainnya yang berasal dari 13 negara. Keren kaan!
Walaupun baru sekedar prototype, robot
ini sudah mendapat perhatian khusus dari perusahaan minyak karena di
nilai dapat menjadi solusi, untuk penanganan tumpahan minyak yang kerap
terjadi dalam setiap kegiatan industri migas.
Mudah-mudahan nantinya robot ini bisa
benar-benar dikembangkan ya! Supaya dapat mengurangi resiko pencemaran
laut, akibat tumpahan minyak yang terjadi. Ayo Selamatkan Laut
Indonesia!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar